Sabtu, 03 Januari 2009

Small Medium Enterprise (SME)

Memaksimalkan Peran BDS / BDSP
Dalam Pemberdayaan UKM

    Jasa Pengembangan Bisnis atau Business Development Service ( BDS ) merupakan semua jasa yang bersifat non-keuangan untuk pengembangan bisnis yang ditawarkan baik secara formal maupun informal oleh pihak eksternal dan dikelola secara komersial. BDS ada yang bernaung secara individu maupun dalam lembaga / perusahaan. Adapun BDS yang bernaung di bawah lembaga / organisasi ini dinamakan Business Development Service - Provider ( BDSP ). Hingga di penghujung tahun 2007, jumlah Usaha Kecil Menengah ( UKM ) yang terdapat di Indonesia sekitar 48,9 juta, dengan total jumlah tenaga kerja mencapai 85 juta orang. Sedangkan di Jawa Timur sendiri, jumlah UKM mencapai 4,2 juta dengan menyerap tenaga kerja sekitar 56,19 juta pekerja dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto ( PDB ) mencapai 54,03 % atau Rp 1,47 triliun. Jika kita telaah angka tersebut, maka sekitar 50 % perekonomian kita disokong oleh UKM. Sehingga kian hari, peran UKM kita terhadap perekonomian semakin besar dan berpengaruh.
    Tetapi hingga saat ini, UKM kita belum dapat menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hal ini dikarenakan tidak semua UKM memiliki kapasitas dan kapabilitas sebagai UKM yang berkualitas. Dimana pada kenyataannya para UKM tersebut memiliki berbagai kendala dan permasalahan yang terdiri dari tingkat mikro dan tingkat makro. Tingkat mikro / internal sendiri meliputi :
- Lemahnya informasi dan jaringan yang dimiliki.
- Rendahnya keterampilan Soft skill dan Hard skill, serta rendahnya kualitas proses dan output..
- Kurangnya jiwa enterpreneur
- Terbatasnya sumber daya usaha seperti : bahan baku, finansial, Sumber Daya Manusia (SDM) dan penguasaan teknologi.
Sedangkan masalah pada tingkat makro / eksternal sendiri meliputi :
- Akses pada lembaga keuangan
- Akses pada pasokan bahan baku, informasi dan teknologi.
- Tingkat persaingan.
- Kepastian hukum dan suasana lingkungan.
- Biaya bunga.
     Setelah kita perhatikan lagi tentang perkembangan UKM. Dapat kita lihat bahwa pergerakan sektor riil masih sangat lamban, fungsi intermediasi perbankan masih lamban dan produktifitas UKM yang masih rendah. Maka dapat kita lihat bahwa kondisi ekonomi makro sangat kondusif untuk mendorong pertumbuhan sektor riil. Dimana dalam hal ini ada peluang dalam pemberdayaan sektor UKM. Dari sinilah pentingnya peran dari BDS-BDS sebagai konsultan atau pendamping UKM yang professional dalam pemberdayaan UKM khususnya di Jatim.
Ruang lingkup kerja dari BDS sangat luas, dimana para BDS ini sudah memiliki kemampuan dalam pengetahuan, pengalaman serta jaringan kerja. Dimana kemampuan dan pengetahuan para BDS tersebut meliputi :
- Pemahaman sektor UKM,
- Manajemen keuangan dan administrasi UKM,
- Industri perbankan, kemampuan konsultasi,
- Etika bisnis dan profesi,
- Perencanaan usaha,
- Akuntansi dan audit, serta
- Pelatihan dan pengembangan keterampilan

    Sedangkan beberapa bidang yang dapat dibantu oleh BDS dalam suatu pengembangan bisnis kepada para UKM, antara lain :
1. Pemasaran
BDS dapat membantu para UKM dalam membuat perencanaan dan strategi pemasaran dan teknis pelaksanaannya, seperti riset pasar, penentuan target pasar, promosi, penetapan harga, distribusi dan lain-lain.
2. Keuangan dan Akuntansi.
BDS dapat membuat sistem keuangan yang memudahkan pencatatan dan juga pengontrolan baik secara manual maupun computerized. Dalam hal ini pelaku bisnis dapat melakukan outsourcing pekerjaan pencatatan dan pemeriksaan ( Audit ) pada BDS yang ahli dalam bidang ini.
3. Teknologi Informasi ( TI )
Di bidang ini, pelaku bisnis dapat menggunakan jasa BDS yang ahli dalam Teknologi Informasi ( TI ) jika pelaku bisnis ingin memanfaatkan kemajuan TI dalam berbisnis. Misalkan aplikasi Customer Relationship Marketing ( CRM ) atau yang paling sederhana adalah membuat website untuk promosi bisnis.
4. Sumber Daya Manusia
BDS dapat membantu UKM dalam hal yang terkait dengan Manajemen Perubahan ( Change Management ), Kebijakan Sumber Daya manusia, penentuan Kompensasi dan manfaat, Pengembangan karir dan evaluasi kinerja.
5. Produksi dan Operasi
Dalam hal ini BDS dapat membantu UKM mengenai Manajemen Proyek, Desain Produk, Teknologi Proses, Pengendalian dan manajemen mutu, serta Perencanaan dan kapasitas Produksi.
. Semua itulah yang berkaitan dengan profesi konsultan UKM, yang dapat kiranya memberikan layanan dan pendampingan yang profesional kepada UKM. Sehingga dapat digunakan sebagai salah satu sarana dalam pemberdayaan UKM di masa mendatang.

Tidak ada komentar: